Berikut Dua Fakta Identitas Pendiri Monumen Pers Nasional yang Tidak Banyak Diketahui Masyarakat

Profil dua pendiri Societeit Mangkunegaran yang saat ini berubah menjadi Gedung Monumen Pers Nasional

Berikut Dua Fakta Identitas Pendiri Monumen Pers Nasional yang Tidak Banyak Diketahui Masyarakat
kemenkominfo.go.id
Gambar Museum Pers Nasional saat masih bernama Societeit Mangkunegaran 

Pada usianya yang ke-40, ririnya dinobatkan sebagai Mangkunegaran VII dan mencapai masa kejayaan pada era kepemimpinannya.

Indikasi kejayaan terletak pada meningkatnya taraf ekonomi dan penghidpuan rakyat, terutama dibidang perkebunan tebu.

Dikutip dari salah satu surat yang tersimpan di Musem Pers Nasional, bahwa Mangkunegoro VII meminta Mas Aboekasan untuk membangun sebuah bangunan sositet atau Societeit.

Di eranya Societeit Mangkoenegaran menjadi tempat hiburan rakyat non bangsawan, dikkrenakan mereka tidak memiliki akses untuk masuk ke dalam area Keraton.

Lalu pada tahun 1933 mulailah aktivitas penyiaran dilakukan hingga akhirnya juga ikut membantu dalam proses proklamasi kala itu.

2. Mas Aboekasan Atmodimorono

Dilahirkan di Wonosobo pada 18 Maret 1860, Aboekasan merupakan anak seorang jaksa kepala di Purworejo yaitu Atmodimorono.

Cukup beruntung dilahirkan sebagai anak seorang pegawai, dirinya memiliki kesempatan untuk belajar di sekolah formal.

Mulai mengenyam pertama sebagai murid ELS alias Europeesche Lagere School dan menamatkan seluruh studinya di Koningin Wilhelmina School, Batavia.

Sebagai pribumi, dirinya memiliki prestasi yang sangat gemilang kala itu, diantaranya adalah menjadi opseter kelas satu yang pernah ditempatkan di seluruh wilayah yang ada di Jawa.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved