Berikut Layanan Monumen Pers Nasional Surakarta yang Belum Banyak Diketahui Masyarakat Luas

Layanan dan fasilitas Monumen Pers Nasional yang banyak belum diketahui oleh masyarakat umum

tribunsolo.com/muhammad irfan al amin
Suasana ruang digitalisasi arsip 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

Suasana ruang digitalisasi arsip
Suasana ruang digitalisasi arsip (tribunsolo.com/muhammad irfan al amin)

TribunSoloWiki.com - Monumen Pers Nasional yang terletak di Jl. Gajahmada No.76, Timuran, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah menyediakan akses benda-benda pers bersejarah kepada masyarakat.

Namun selain akses museum monumen tersebut juga menyediakan beberapa hal yang ternyata manfaatnya belum diketahui oleh masyarakat luas.

Berikut adalah beberapa fasilitas Monumen Pers Nasional yang dapat dinikmati publik:

1. Layanan Arsip Digital

Pada saat wartawan Tribun Solo memasuki gedung monumen dan selesai melakukan registrasi di ruang depan, ada fasilitas lain yang ditawarkan ke publik yaitu arsip digital.

Masyarakat dapat menikmati koleksi koran dan majalah hasil pindaian para petugas, sehingga memudahkan masyarakat dalam mencari data.

Layanan itu banyak dimanfaatkan oleh para mahasiswa dalam mengerjakan tugas terutama ketika sedang mencari referensi.

2. Layanan Perpustakaan

Terdapat dua jenis ruangan perpustakaan diantaranya perpustakaan umum dan perpustakaan Kemala yang secara keseluruhan buku-buku di dalamnya merupakan hibah dari wartawan senior Kemala Atmojo.

Meskipun buku hibah, namun masih dalam kondisi sangat baik, bahkan menurut petugas bidang konservasi menuturkan bahwa dalam perpustakaan Kemala banyak terdapat buku dan majalah yang merupakan terbitan edisi pertama dan cukup langka di pasaran.

3. Arsip Majalah dan Koran

Selain menyediakan dalam bentuk digital, terdapat dalam bentuk cetak yang hingga saat ini masih terawat dan terjaga dengan baik.

Kondisi yang baik ini memudahkan pengunjung untuk menikmati arsip-arsip tersebut.

Terlihat arsip tertua yang disimpan adalah sejak tahun 1980an, hingga terdapat banyak majalah atau koran yang tidak terbit lagi saat ini.

Hendra mengatakan, arsip-arsip tersebut dijaga dengan konsisi dan suhu tertentu, serta bagi masyarakat yang ingin mengakses harus seizin dan dibawah pengawasan petugas agar tidak terjadi kerusakan.

Demi menjaga dari hama serangga dan jamur ruangan tersebut selalu diberi semprotan cairan dan disterilkan pada setiap minggunya.

Untuk mengakses manfaat diatas, menurut Mahendra, salah satu petugas di monumen tersebut, bahwa masyarakat hanya perlu regsitrasi di menu buku tamu digital.

Selain manfaat diatas masyarakat diberikan akses wifi gratis. Monumen tersebut buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved