Akhir Masa Samanhudi, Sang Pelopor Organisasi dan Pahlawan Perintis Kemerdekaan

Akhir hayat sang perintis kemerdekaan dan pendiri organisasi sarekat dagang pertama di Indonesia

Akhir Masa Samanhudi, Sang Pelopor Organisasi dan Pahlawan Perintis Kemerdekaan
tribunsolo.com/irfanamin
Makam Haji Samanhudi dan istri, Suginah. 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO - Haji Samanhudi, sang pahlawan perintis kemerdekaan, tak dapat dipungkiri atas jasa dan kontribusinya kepada bangsa.

Berjuang sedari muda, namun tak banyak yang mengetahui mengenai kondisi di akhir hayatnya.

Sempat besar namanya ketika masih mengawali Sarekat Islam yang dulunya masih menggunakan kata "Dagang" ditengahnya.

Namun seiring membesarnya Sarekat Islam yang mulanya hanya berjumlah puluhan dan berpusat di Kota Solo lau berkembang hingga diikuti ratusan ribu masyarakat dari berbagai kalangan dan memiliki cabang hingga 87, tidak membuat pendirinya Samanhudi juga ikut semakin maju.

Bahkan secara perlahan, Samanhudi mulai terpinggirkan dan tergantikan oleh para generasi muda seperti Tjokroaminoto dan generasinya yang sebaya.

Ketua Kehormatan tidak membuatnya sibuk, bahkan jabatan itulah yang membuatnya tidak memiliki peranan apapun.

Kiprahnya terhadap SI membuat banyak perusahaan batik miliknya ikut terbengkalai, dan fisiknya yang semakin renta membuatnya tak berdaya dan tak mampu mulai usaha yang dulu sempat mencapai masa jaya.

Menurut salah seorang cicit dari Samanhudi, Yuyun Damayanti, bahwa mendiang Samanhudi semakin melemah secara fisik dan ingatan pasca ditinggal istri pertamanya, Suginah ke Semarang yang emnolak apabila dipoligami.

Maka sejak itu pula Samnhudi diurus oleh para anaknya secara bergantian hingga terakhir dirawat di Klaten bersama salah seorang anak angkatnya, Sukamto.

Di Klaten pulalah Samanhudi menghembuskan nafas terakhir, lalu dimakamkan di dekat tanah kelahirannya yaitu Desa Banaran yang terletak di Kabupaten Sukoharjo.

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved