Mengenal Samanhudi, Sosok Perintis Kemerdekaan Bernama Kecil Sudarno Nadi

Mengenal Samanhudi, yang bernama kecil Sudarno Nadi. Sukses menjadi pedagang batik dan berkiprah dalam dunia persarekatan

Mengenal Samanhudi, Sosok Perintis Kemerdekaan Bernama Kecil Sudarno Nadi
tribunsolo.com/irfanamin
Foto Samanhudi dan istri, Suginah 

Lahir dari keluarga pengusaha membuatnya juga piawai dalam mengelola bisnis batik, hal ini ditunjukkannya dalam performa bisnis yang selalu menghasilkan untung signifikan dengan rata-rata f.800,- sehari, dan itu tergolong sangat tinggi dibanding gaji bupati yang berada diangka f.100,- sebulan. 

Besarnya keuntungan yang didapat membuat Wirjowikoro membangun cabang di hampir setiap daerah di Pulau Jawa, meliputi, Solo, Bandung, hingga Banyuwangi. 

Bahkan menurut salah satu cicit, Yuyun Damayanti, mengatakan bahwa kakek buyutnya juga memiliki sebuah kapal yang dulu digunakan untuk berdagang dan berlabuh di Tanjung Priok, Surabaya, namun kini kapal tersebut tak jelas rimbanya. 

Sehingga dengan mobilitas yang tinggi, Wirjowikoro memiliki banyak relasi dagang dan murid ideologi di setiap daerah yang dikunjungi untuk berdagang.

Pada tahun 1904, Wirjowikoro berangkat ke Mekkah untuk menjalankan ibadah haji, di masa itu ibadah haji sangatlah lama karena menggunakan kapal, oleh karenanya di masa perjalanan banyak digunakan untuk menuntut ilmu bersama ulama yang sedang berangkat maupun yang menetap di Mekkah.

Selama dalam proses ibadah tersebut, dirinya mengalami mimpi memiliki lidah yang sangat panjang dan dikisahkan dapat melilit dunia dengan lidahnya.

Mimpi tersebut menghampirinya lebih dari sekali, hingga dirinya meyakini bahwa itu merupakan petunjuk, hingga ditanyakanlah perihal mimpi tersebut kepada ahli tafsir. 

Sang ahli tafsir pun memberi jawaban bahwasanya si Wirjowikoro kelak akan menjadi pemimpin besar di negerinya. 

Jawaban yang diberikan, membuat wirjowikoro terheran-heran, mengingat dirinya bukan orang yang memiliki ambisi terhadap keinginan tersebut.

Pasca pergolakan yang ada di pikirannya selama melaksanakan ibadah haji, pulanglah dia dengan nama baru yaitu Haji Samanhudi bertepatan di tahun 1904. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved