Kenangan Dokter Oen, dari Masa Perjuangan hingga Akhir Hayat

Akhir hayat seorang pejuang pengobatan yang jasa-jasanya dikenang hingga akhir hayatnya

Kenangan Dokter Oen, dari Masa Perjuangan hingga Akhir Hayat
tribunsolo.com/muhammad irfan al amin
Wajah depan IGD Rumah Sakit Dr. Oen 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO - Sosoknya yang ahli dalam pengobatan dan juga dermawan membuat dokter Oen, yang memiliki nama asli Oen Bong Ing,  masuk dalam salah satu warga dengan etnis Tionghoa ke dalam buku "Mengintip Kiprah Etnis Tionghoa di Indonesia," ditulis oleh Lily Wibisono.

Peran serta keikhlasan dari Oen sedari muda hingga wafat di usianya 79 tahun pada hari Sabtu 30 Oktober 1982, terekam jelas di mata masyarakat yang ramai ikut hadir saat jenazah disemayamkan di Rumah Sakit Panti Kosala Solo.

Sebelumnya dr Oen dirawat di Rumah Sakit Telogo Rejo, Semarang, dan terkahir setelah disemayamkan jenazahnya diperabukan pada hari Jum'at 5 November 1982 di Krematorium Thiong Ting.

Dokter Oen wafat tanpa meninggalkan keturunan, namun jasa-jasanya selalu abadi, bahkan dikenang oleh seorang perawat senior, Wiwik Siswardi, yang telah bekerja bersamanya sejak tahun 1975, yang menuturkan bahwa di kala dia membuka praktik orang miskin berani datang karena seluruh obat telah dibayar oleh dokter Oen secara pribadi.

Bahkan semasa hidupnya telah mendapat nama gelar kehormatan dari Mangkunegaran, dirinya mendapat gelar Kanjeng Raden Tumenggung Oen Bong Ing Darmohusodo di tahun 1944.

Hingga pasca wafat dokter Oen, Mangkunegaran kembali memberikan gelar dan menaikkan dari tingkat sebelumnya dan menjadi Kanjeng Raden Mas Tumenggung Haryo OBI Darmohusodo.

Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dokter Oen selama hidupnya, Rumah Sakit Panti Kosala mengganti namanya menjadi Rumah Sakit Dr. Oen Surakarta pada 3 Maret 1982.

Perubahan nama rumah sakit tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Departemen Kesehatan Jawa Tengah, dokter Nardho Gunawan, serta dilanjutkan dengan agenda peresmian patung dokter Oen Bong Ing.

Seperti dilansir dari website resmi Rumah Sakit Dr. Oen Solo, bahwasanya hingga saat ini cita-cita mengenai dari dokter O

en akan terus diaplikasikan dalam bentuk pelayanan kesehatan profesional, serta melaksanakan upaya kesehatan yang bersifat sosio-ekonomis.

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved