Geliat Pono, Aplikasi Belanja yang Dinanti di tengah Pandemi Covid19

Dikarenakan adanya pandemi Covid19 dan anjuran social distancing dari pemerintah aplikasi belanja, Pono, yang membantu masyarakat membeli kebutuhan

TRIBUNSOLO.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Suasana gudang penyimpanan Pono saat transaksi aktif 

TRIBUNSOLOWIKI.COM - Melayani kebutuhan dapur masyarakat Solo melalui jalur digital membuat Pono menjadi pionir di Kota Surakarta di bidang retail online.

Para konsumen Pono dapat membeli produk melalui website pono.co.id atau menghubungi Whatsapp dan akan dilayani oleh sejumlah customer service dengan tempo singkat dan barang pesanan akan tiba diantarkan oleh jasa ojek daring Gojek.

Saat ini jasa ojek daring yang digunakan dalam mengantar barang hanya Gojek dikarenakan telah adanya perjanjian kerja sama diantara kedua belah pihak.

Adapun barang kebutuhan yang disediakan seperti sayur, makanan laut hingga daging telah dibeli sejak pukul 3 pagi, oleh seorang staf purchasing, Bapak Pono.

Bapak Pono membeli seluruh bahan di sejumlah pasar di Surakarta seperti, Pasar Legi, Pasar Nusukan, Pasar Gede.

Dalam pembelian barang, Bapak Pono dibantu oleh dua orang staf purchasing lainnya, sehingga terdapat pembagian tuga dalam pelaksanaan belanja setiap harinya.

Sedangkan kebutuhan daging dan telur dibeli dari pemasok yang telah berlangganan dengan Pono.

Selain daging dan sayur, Pono juga menyediakan makanan olahan seperti frozen food yang didapat dari para distributor.

Menurut Tunjung Ervia Danis, salah seorang staf marketing, Pono selalu menjamin setiap produk penjualan, dan akan mengganti setiap kerusakan dari sayur, daging, ataupun produk lainnya.

Konsumen bisa mendapatkan ganti rugi berupa uang kembali ataupun penggantian produk dan ongkos kirim ditanggung oleh Pono.

Adapun keluhan yang sering disampaikan oleh konsumen seperti barang yang tidak sampai karena stok persediaan habis ataupun kualitas dari produk yang tidak sesuai dengan pesanan.

Menurut Tunjung, kualitas produk yang dijual di Pono telah memenuhi standar selayaknya pasar modern namun dengan harga seperti pasar tradisional, bahkan terdapat selisih harga hingga 30 persen lebih murah dibanding pasar modern yang ada di Kota Surakarta.

Saat ini keberadaan Pono sangat bermanfaat bagi masyarakat yang sedang mengalami wabah pandemi Covid19.

Anjurang social distancing membuat masyarakat tidak bisa berinteraksi bebas dan melakukan jual beli, sehingga Pono bisa menggantikan kegiatan transaksi tersebut dan masyarakat hanya perlu memesan dan menunggu di rumah. 

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved