Padatnya Kegiatan Santri Ngruki dari Bangun Pagi hingga Tidur Kembali

Pendidikan dan pengajaran santri Al Mukmin Ngruki tidak hanya di kelas namun juga di asrama hingga lapangan olahraga di mulai sejak pagi hingga malam

TRIBUNNEWS.COM
Suasana salah satu kegiatan santri Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SUKOHARJO – Berdiri sejak tanggal 10 Maret 1972 berdirilah Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Islam Al-Mukmin di jalan Gading Kidul No 72 A Solo, di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam dan Asuhan Yatim Al-Mukmin (YPIA) dengan akte Notaris No. 130 b 1967.

Pondok Al Mukmin Ngruki mengajarkan santrinya berbagai macam keilmuan dari ilmu agama hingga ilmu sains yang diharapkan dapat berguna bagi masyarakat ketika mereka alumni.

Untuk mengajarkan hal di atas, melalui sistem pesantren para santri tidak hanya belajar di kelas, namun juga di asrama, lapangan hingga kegiatan ekstrakurikuler di luar pondok.

Putra Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rahim menjelaskan mengenai kegiatan segenap santri telah dimulai sejak sebelum adzan subuh berkumandang.

Para santri telah digerakkan untuk berkegiatan dengan dimulai membaca Al Qur'an secara bersama-sama hingga dilanjutkan shalat subuh.

Pasca subuh para santri diajak untuk belajar bahasa asing yaitu Inggris dan Arab.

Melalui kegiatan bahasa yang dilakukan setiap pagi, para santri diharap dapat fasih berbahasa dan bisa digunakan dalam pelajaran serta keseharian percakapan.

Adapun kegiatan kelas sama seperti sekolah umumnya yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan.

Adapun kegiatan lain selain kegiatan kelas juga dilengkap dengan kegiatan kepesantrenan seperti hafalan Qur'an dan Hadis, kelas pidato tiga bahasa hingga kepramukaan.

Demi menunjang skill ekstrakurikuler Pondok Al Iman juga melengkapi fasilitas dengan olahraga panah, santri pencinta alam, berkuda dan olahraga fisik lainnya.

Walaupun jadwal aktifitas santri Pondok Al Mukmin Ngruki sangatlah padat dengan beragam kegiatan dari bangun hingga tidur kembali.

Tapi menurut Abdul Rahim para santri tetap masih bisa fokus dengan pelajaran umum di kelas, terbukti saat Ujian Nasional masih terselenggara para santri Pondok Al Mukmin Ngruki bisa mencapai nilai terbaik dan sering masuk ke jajaran sepuluh besar nilai tertinggi di Kabupaten Sukoharjo.

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved