Rintangan dan Halangan Pembangun Tugu Lilin di Era Kolonialisasi Belanda

Mengenal susah payahnya pembangunan Tugu Kebangkitan Nasional atau akrab dipanggil dengan Tugu Lilin oleh Masyarakat Solo

TRIBUNSOLO.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Wajah Tugu Lilin 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO - Di awal kelahirannya –berdasarkan penelusuran surat kabar dan dokumen sezaman—belum ada lambang tugu lilin berlingkar lima belas bintang yang tersemat di seragam penggawa Persis.

Kala itu, identitas Persis hanya terejawantahkan dalam seragam yang berwarna putih dan merah.

Baru pada tahun 1960-an, lambang Persis berujud tugu lilin tersemat di kostum tanding pemain.

Lambang tugu lilin yang tersemat di lambang Persis diyakini terilhami oleh Tugu Kebangkitan Nasional yang terletak di kawasan Penumping.

Bahkan, bukan hanya Persis, lambang pemerintahan kota pun juga terinspirasi dengan tugu ini.

Tugu Kebangkitan Nasional memang bukan sembarang bangunan.

Di dalam tegaknya, termaktub tekad rakyat untuk bergerak merdeka.

Di dalam kobar lilinnya, tersemat obor perjuangan bangsa.

Proses pembangunan Tugu Lilin tersebut tidak hanya soal menata batu bata semata, pasalnya tugu ini sempat terancam diruntuhkan oleh pemerintah kolonial, proses perizinan pembangunannya dipersukar, Sang Sunan pun sempat harus ‘turun tangan’.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved