Kisah Benteng Vastenberg dari Masa ke Masa

Benteng Vastenberg telah melewati beragam warna perjalanan dari mulai masa Kolonila Belanda hingga saat ini menjadi cagar budaya

tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Prasasti cagar budaya Benteng Vastenburg 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO - Benteng Vastenberg pertama dibangun pada tahun 1745, dan sebelumnya memiliki nama Grootmoedigheid.

Dibanguna atas inisiasi Jenderal Baron Van Imhoff sebagai fungsi pengawasan dan perdagangan pada Kasultanan Surakarta.

Dalam proses pembangunan, Benteng Vastenberg mengalami tiga fase yaitu antara tahun 1745-1779 pada masa pemerintahan Pakubuwono II.

Tahap kedua pada masa pemerintahan Pakubuwono V di tahun 1829-1832 di masa Pemerintahan Pakubuwono V dan terakhir di tahun 1894 pada masa pemerintahan Pakubuwono X.

Pasca proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, fungsi benteng pun berubah menjadi asrama Brigade Infanteri VI Kodam VI Diponegoro.

Namun tak berselang lama asrama militer tersebut kemudian ditukar dan dipindah kepemilikan kepada pihak swasta yaitu Pondok Solo Permai.

Hingga kepemilikan berakhir pada PT Banteng Gapura Tama.

Walikota Surakarta pada tahun 1997 mengeluarkan SK bernomor 645/116/1/1997 mengenai penetapan bangunan-bangunan kuno bersejarah di Kota Surkarta.

Pada tahun 2010 ditetapkan sebagai benda dan kawasan cagar budaya yang harus dilindungi.

Dalam perjalanannya Benteng Vastenberg sempat akan dipugar menjadi kawasan perhotelan. 

Namun hal tersebut ditentang oleh sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Peduli Cagar Budaya Nusantara (KPCBN). 

Proses pengambilalihan Hak Guna Bangunan dari benteng tersebut masih dalam proses negoisasi dan diskusi. 

Agus Anwari selaku presidium KPCBN menyebut bahwa pihaknya berharap agar Pemerintah Kota Surakarta terus berjuang demi mendapatkan Benteng Vastenberg seutuhnya dan tidak kembali lagi menjadi milik swasta. 

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved