Mengenang Pertempuran Lima Hari di Monumen 45 Banjarsari

Mengenal asal-usul Monumen 45 Banjarsari yang merupakan sejarah pertempuran lima hari di Kota Surakata

TRIBUNSOLO.COM/MUHAMMAD IRFAN AL AMIN
Sisi depan Monumen Banjarsari 45 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO –Monumen 45 Banjarsari merupkaan sebuah tugu prasasti serta relief yang berdiri sevagai wadah cerita dari peristiwa nasional serangan umum yang terjadi di Kota Surakarta.

Kisahnya bermula dari gerakan para pasukan yang tergabung dalam Tentara Pelajar yang terdiri atas pelajar-pelajar Sekolah Menengah ATas hingga mahasiswa yang berdiri untuk mempertahankan kemerdekaan.

Kebanyakan dari mereka berusia 15 hingga 20 tahun dan memiliki semangat yang tak kalah cakap dari para kaum tua di atas mereka.

Kesadaran atas kebangsaan dan nasionalisme lahir dari banyaknya perang yang terjadi pasca kemerdekaan, namun tidak diimbangi dengan jumlah serdadu yang ada.

Dilansir dari tulisan Rizki Ternando, Ridwan Melay dan Bunari yang berjudul The Role of STudent Soldiers In War Four Days In Solo yang diterbitkan Jurnal Pendidikan Sejarah Universitas Riau, disebutkan bahwa peristiwa penyerangan dimulai dari Desa Wonosido, Kabupaten Sragen.

Serangan demi serangan pun dilakukan hingga akhirnya Kota Solo berhasil dikuasai oleh pasukan gabungan rakyat Indonesia yang terdiri atas lapisan elemen.

Peristiwa tersebut menyisakan banyak kesedihan diantaranya 209 rumah porak poranda, 205 penduduk meninggal karena serangan Belanda 7 serdadu Belanda tewas tertembak dan 3 tertawan.

Adapun dari pihak TNI terdapat 6 pasukan yang gugur selama melaksanak tugas di medan perang tersebut.

Serangan Umum Kotas Solo berhasil mempengaruhi dan memperkuat posisi tawar politik perjuangan diplomasi Republik Indonesia di Konferensi Meja Bundar di Den Haag.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved