Perjalanan Pendidikan Soepomo, Sang Pahlawan Kemerdekaan, dari Surakarta hingga Belanda

Sebagai anak bangsawan yang mendapatkan kesempatan untuk belajar hingga jenjang doktoral hukum di Belanda membuatnya ikut pada kemerdekaan Indonesia

Perjalanan Pendidikan Soepomo, Sang Pahlawan Kemerdekaan, dari Surakarta hingga Belanda
tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Foto Soepomo di makam keluarga keraton di Surakarta 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO -Menjadi anak bangsawan, maka kehormatan baginya untuk belajar bersama anak-anak Belanda dari Europeesche Lagere School di Solo setingkat dengan pendidikan sekolah dasar.

Sekolah pertamnya Ia tamatkan pada tahun 1917, di usia yang masih belia yaitu 14 tahun.

Kemudian melanjutkan sekolah pada tingkat berikutnya di Meer Uitgebreid Lager Onderwijs (MULO) yang juga berada di lokasi sama yaitu Solo.

Seusai menamatkan pendidikan lanjutan di tingkat menengah, Soepomo pindah ke Jakarta guna melanjutkan sekolah tinggi.

Maka dipilihlah Rechtscool sebuah sekolah hukum Belanda yang bertempat di Jakarta pada tahun 1920.

Tak perlu waktu lama bagi Soepomo untuk menamatkan sekolah hukumnya dan hanya membutuhkan tiga tahun hingga selesai di tahun 1923.

Selama belajar di Jakarta dirinya juga aktif bersosialisasi dengan pemuda pergerakan nasional.

Kendaiti demikian nilai yang dicapai ketika lulus tetap membuatnya mendapat prediksi memuaskan ketika selesai sekolah tingginya.

Tamat dari sekolah hukum Rechtscool, Soepomo diangkat menjadi pegawai negeri dan ditempatkan di Pengadilan Negeri Sragen pada tahun 1923.

Halaman
12
Ikuti kami di
Tags
Soepomo
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved