Gedung Djoeang 45 Surakarta

Mengenal Gedung Djoeang 45 di Kota Surakarta yang menjadi sentra wisata dan ikon swafoto bagi wisatawan baik pasangan maupun keluarga

tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Suasana halaman depan depan Gedung Djoeang 45 yang terletak di Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta 

Profil Gedung Djoeang 45 Surakarta

Gedung Djoeang 45 adalah gedung peninggalan pemerintah kolonial Belanda yang dibangun pada tahun 1876 oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Adapun tujuan dari pembangunan benteng sendiri untuk menjadi kantin bagi para militer Belanda yang menghuni Benteng Vastenburg.

Selain menjadi kantin Gedung Djoeang 45 juga difungsikan sebagai fasilitas kesehatan.

Selepas kemerdekaan, gedung tersebut sempat terbengkalai dan akhirnya direnovasi.

Setelah renovasi Gedung Djoeang dialihfungsikan menjadi panti asuhan, markas militer dan menjadi kantor pengurus Dewan Harian Cabang 45 (DHC 45).

Karena difungsikan sebagai kegiatan para pengurus Dewan Harian 45 maka masyarakat sering menyebutnya dengan Gedung DHC 45.

Pada tahun 2019 gedung ini oleh Pemerintah Surakarta menfungsikannya sebagai tempat rekreasi sejarah.

Sebagai lokasi wisata sejarah, Gedung Djoeang berada di tempat strategis yang berdekatan dengan Benteng Vestenburg, Keraton Surakarta, Pasar Gede dan Masjid Agung Surakarta.

Sejak dibuka sejak bulan September 2019, masyarakat dapat terhibur dengan suasana gedung yang bernuansa arsitektur Eropa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved