Kirab Budaya Perjanjian Giyanti: Upaya Mempertahankan Eksistensi Histori dan Tradisi

Mengenal Kirab Budaya Perjanjian Giyanti yang dilaksanakan setiap tanggal 13 Februari demi mengingat peristiwa Perjanjian Giyanti

Kirab Budaya Perjanjian Giyanti: Upaya Mempertahankan Eksistensi Histori dan Tradisi
PEMKAB KARANGANYAR
Suasana pembukaan kirab budaya di lokasi Perjanjian Giyanti setiap tanggal 2 Februari 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, MUHAMMAD IRFAN AL AMIN

TRIBUNSOLOWIKI.COM, KARANGANYAR - Demi menjaga kelestarian budaya dan meneruskan warisan leluhur masyarakat Dukuh Kerten, Kelurahan Jantiharjo, Kabupaten Karanganyar melakukan kirab budaya.

Kirab budaya tersebut diisi dengan sajian tumpeng hasil bumi tani dan makanan tradisional yang diarak oleh pemuda-pemudi desa setempat.

Acara tersebut dilaksanakan setiap tanggal 13 Februari bertepatan dengan pelaksanaan Perjanjian Giyanti.

Dilansir dari website resmi www.karanganyarkab.go.id, kegiatan kirab budaya tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar dan segenap elemen masyarakat.

Masyarakat dari wilayah Kabupaten Karanganyar dan sekitarnya juga ikut meramaikan kirab tersebut.

Bahadi Siswanto, selaku juru kunci Perjanjian Giyanti mengatakan bahwa pihak Keraton Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta juga turut menghadiri acara kirab budaya.

Dalam acara kirab budaya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menginginkan agar generasi mendatang bisa paham mengenai sejarah Perjanjian Giyanti.

Untuk kedepannya, menurut Bahadi Siswanto, pemerintah Kabupaten Karanganyar akan merenovasi dan membangun kembali pendopo Perjanjian Giyanti yang pernah berdiri sebelum ditumbuhi oleh dua pohon beringin.

Diketahui bahwa Perjanjian Giyanti merupakan cikal bakal terpecahnya Kerajaan Mataram Islam menjadi dua wilayah yaitu Yogyakarta dan Surakarta. 

Dilansir di website resminya Pemkab Karanganyar berharap bahwa lokasi Perjanjian Giyanti dapat diketahui secara luas sehingga setiap kegiatan yang diadakan di lokasi tersebut dapat diikuti oleh banyak masa. 

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved