Mengenal Keunikan Aksesoris dan Kelengkapan Masjid Agung Keraton Surakarta

Mengenal Keunikan Aksesoris dan Kelengkapan Masjid Agung Keraton Surakarta yang telah berdiri sejak zaman pemerintahan Paku Buwono III

tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Mihrab Masjid Agung Keraton Surakarta yang digunakan sebagai imam shalat 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Menempati lahan seluas 19.180 meter persegi, Masjid Agung Keraton Surakarta menyimpan banyak ragam keunikan.

Di dalam kompleks masjid dapat dijumpai oleh jamaah berbagai bangunan dengan fungsi sebagai fungsi kultural khas perpaduan jawa dan islam.

Dimulai dari kawasan pagar, ada Pagar Keliling yang dibangun pada masa Sunan Pakubuwana VIII tahun 1858.

Lalu dilanjutkan pada bagian Gapura yang terdapat tiga pintu masuk, dengan gapura utama berbentuk paduraksa berada di sisi timur menghadap alun-alun dan dua gapura kecil di sisi utara maupun selatan.

Pelataran kawasan halaman masjid diisi oleh Pagongan yang berfungsi sebagai tempat gamelan kraton dan dimainkan sewaktu perayaan sekaten.

Terdapat juga menara adzan dengan corak arsitektur terinspirasi dari tradisi bangunan di Delhi, India.

Di kawasan dalam masjid terdapat serambi yang digunakan untuk tempat imam, terdapat juga pawestren sebagai tempat salat untuk jamaah perempuan dan sering difungsikan sebagai balai rapat.

Pembangunan Masjid Agung Keraton Surakarta dilaksanakan pada masa kepemimpinan Sunan Pakubuwono IV di tahun 1763 dan selesai pada tahun 1768.

Sejak awal didirikan masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat shalat namun juga sebagai pendukung segala keperluan kerajaan seperti grebeg dan festival sekaten.

Berdiri di atas tanah komplek seluas 19.190 meter persegi, Masjid Agung Surakarta juga memiliki tinggi sekitar 20.765 meter dan nampak menjulang apabila dilihat dari tepi alun-alun.

Selain kegiatan keagamaan, Masjid Agung Keraton Surakarta juga sering mengadakan kegiatan budaya seperti acara grebeg dan sekaten. 

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved