Sejarah Perjanjian Giyanti: Awal Mula Perpecahan Mataram Islam

Perjanjian Giyanti lahir dari perpecahan antara Pangeran Mangkubumi dan Paku Buwana II yang difasilitasi oleh VOC di Kabupaten Karanganyar

tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Lokasi Perjanjian Giyanti di Dukuh Ngerten, Desa Jantiharjo, Kabupaten Karanganyar 

Sedangkan pihak Kasunanan menyerahkan secara sepenuhnya setiap keputusan kepada VOC.

Hingga disepakati bahwa Pangeran Mangkubumi mendapat setengah bagian Kerajaan Mataram dan mendapat gelar sultan atas kekuasaan barunya dengan nama Yogyakarta.

Bersamaan dengan tercapainya kesepakatan Perjanjian Gianti, pihak VOC melantik Paku Buwono III sebagai Sunan dengan sisa kekuasaan yang beralih nama menjadi Surakarta.

Maka sejak saat itulah Kerajaan Mataram Islam berakhir dan terpecah menjadi dua wilayah.

Saat ini lokasi Perjanjian Gianti berada di Dukuh Kerten, Kelurahan Jantiharjo, Kabupaten Karanganyar yang digunakan sebagai cagar budaya dan dikunjungi sebagai wisata edukasi sejarah. 

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved