Keunikan Ornamen dan Struktur Bangunan Masjid Al Fatih Kepatihan

Masjid Al Fatih Kepatihan yang terletak di Kota Surakarta menyimpan segudang cerita keunikan dan membuat siapa pun yang berkunjung akan kembali lagi

tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Mimbar khutbah Masjid Al Fatih Kepatihan 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO- Memasuki kawasan Kepatihan akan disambut dengan sebuah jalan gang dengan dikelilingi bangunan yang bernuansa vintage.

Setelah berjalan melewati beberapa gang ditemukan sebuah masjid yang bernama Al Fatih.

Saat TribunSolo hadir disambut dengan suasana teras bercat biru dan bernuansa hijau.

Dari luar bangunan juga akan terlihat serambinya yang ditopang oleh 12 tiang atau dikenal dengan soko guru berbahan kayu jati.

Secara bentuk, serambinya berbentuk limasan terbuka sehingga membuat suasan menjadi sejuk dan banyak jamaah yang memanfaatkannya sebagai tempat istirahat.

Seperti desain bangunan Masjid Agung Keraton Surakarta, bangunan Masjid Al Fatih juga memiliki jendela berukuran besar yang terbuat dari kayu jati dan terletak di sebelah selatan dari masjid.

Memasuki dalam masjid dapat disaksikan sebuah mimbar yang digunakan khutbah jumat berukiran buah srikaya.

Adapun filosofi dari ukiran tersebut sebagai pengingat bagi khotib agar berceramah dengan materi sesuai ajaran dan tuntunan yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Pada pintu utama yang terletak di posisi paling tengah, selurus dengan arah mihrab memiliki ukiran kaligrafi yang bertuliskan lafadz Allah dengan tambahan ornamen dedaunan kecil.

Selain pintu utama, terdapat dua pintu lagi yang terletak di sebelah utara dan selatan dan di atasnya terdapat ukiran kaligrafi bertuliskan Muhammad.

Dari bentuk atap, Masjid Al Fatih memiliki bentuk tajug tumpag, tanpa ada kubah dan menjadi ciri khas sebagai masjid tua yang berhubungan dengan kekuasaan keraton.

Ciri masjid keraton lainnya yang melekat pada Masjid Al Fatih adalah dengan keberadaan Pawestren, suatu ruangan yang digunakan untuk jamaah perempuan.

Makna pawestren sendiri dari kata pawestri yangb berarti wanita.

Bentuk Masjid Al Fatih tidak hanya sebagai fungsi ibadah saja namun juga menjadi simbol dakwah bagi masyarakat sekitar Kota Surakarta.

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved