Suasana Kelurahan Sudiroprajan, Perkampungan Padat Dua Etnis di Tengah Kota Surakarta

Hubungan harmonis antara dua etnis besar di wilayah Kelurahan Sudiroprajan mampu meleburkan sekat batas antara keduanya

tribunsolo.com
Suasana Kelurahan Sudiroprajan dengan nuansa lampion khas Tionghoa 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Hubungan harmonis antara dua etnis besar di wilayah Kelurahan Sudiroprajan mampu meleburkan sekat batas antara keduanya.

Bahkan kerukunan diantara kedua etnis tersebut sangat terlihat saat mengunjungi Kelurahan Sudiroprajan, yang notabenenya adalah perkampungan padat penduduk.

Saat TribunSolo memasuki Kelurahan Sudiroprajan, disambut oleh barisan ibu-ibu yang duduk berjajar di pinggir jalan gang sembari bercengkrama menikmati hari.

Jalanan sempit dan dipenuhi oleh polisi tidur membuat motor yang dikendarai melaju sangat lambat.

Tidak jarang harus mengerem mendadak karena dikejutkan oleh anak kecil yang tiba-tiba lari dan muncul dari arah yang tidak terduga.

Perbedaan dua etnis di wilayah Sudiroprajan hampir tidak terlihat sama sekali, bahkan tidak ada sekat atau pemisah yang membedakan.

Menurut Angga selaku Ketua LPMK, hal tersebut sudah biasa di kala wilayah dunia lain di luar kampungnya sering mempermasalahkan mengenai perbadaan etnis dan suku.

Bahkan karena keakraban dua etnis tersebut, sering terjadi pernikahan campur antar etnis dan budaya.

Sehingga banyak peranakkan campuran Tionghoa-Jawa yang mewarnai keragaman etnis di Kelurahan Sudiroprajan.

Dalam berinteraksi sehari-hari, masyarakat Sudiroprajan cenderung menggunakan Bahasa Indonesia dan Jawa.

Adapun etnis Tionghoa sudah amat jarang menggunakan Bahasa Mandarin dalam kehidupan keseharian.

Apabila mereka menguasai Bahasa Mandarin hanya berkisar pada bahasa pergaulan dan tidak mengerti secara mendalam.

Bahkan tidak sedikit masyarakat Tionghoa lebih fasih menggunakan Bahasa Jawa hingga ke tingkat tertinggi dalam penggunaan yaitu krama inggil.

Ikuti kami di
Penulis: irfanamin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Sumber: Tribun Solo
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved