Sejarah Pasoepati: Berawal dari Keprihatinan terhadap Vandalisme Supporter Sepak Bola Kota Solo

Mengenal grup supporter klub sepak bola Kota Solo yang aktif dalam mendukung dalam setiap pertandingan Persis Solo

tribunsolo.com/muhammadirfanalamin
Kelompok Pasoepati memberi dukungan kepada klub sepak bola Pelita Solo di awal tahun 2000-an 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com, Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO - Setelah kerusuhan yang sempat terjadi pada akhir masa orde baru tahun 1998.

Kota Solo sempat mencekam dalam beberapa saat, rasa trauma dan ketakutan masih melanda.

Aktivitas sosial pun juga dilakukan secara terbatas, karena masih dalam pengawasan pihak keamanan.

Salah satunya adalah kegiatan suporter bola yang saat itu ramai dilakukan.

Namun di Kota Solo belum ada organisasi suporter resmi yang menyatukan kelompok-kelompok kecil pendukung bola tersebut.

Akhirnya pada 9 Februari 2000, muncullah sebuah gagasan untuk mempersatukan seluruh elemen-elemen kecil tersebut.

Sekitar 20 orang ketua dari setiap kelompok dikumpulkan oleh Mayor Haristanto di ruang kerjanya.

Di ruang kerja yang beralamatkan di Jalan Kolonel Sugiyono nomor 37.

Maka disepakatilah sebuah kelompok suporter guna mendukung klub bola yang ada di Kota Solo.

Saat itu disepakati bahwa nama kelompok suporter tersebut adalah Pasoepati.

Adapun kepanjangannya adalah Pasukan Soeporter Pelita Sejati.

Diputuskan pula sebagai presiden pertama Pasoepati, dilantiklah Mayor Haristanto untuk memimpin.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved