Svargabumi : Jaga Jarak, Wisatawan yang Masuk Tak Boleh Lebih Dari 300 Orang

Wisatawan bisa melewati pematang sawah dan berfoto dari satu spot ke spot lain. Apalagi saat pagi, ketika pemandangan Candi Borobudur

Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOWIKI.COM/EKA FITRIANI
Wisatawan saat mencuci tangan di objek wisata Svargabumi, Magelang, Jawa Tengah 

TRIBUNSOLOWIKI.COM, SOLO - Selama pandemi, kini seluruh tempat wisata menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Tak terkecuali wisata dengan area persawahan yang kini tengah populer di Magelang yakni Svargabumi.

Baca juga: Svargabumi : Wisata Sawah Dekat Candi Borobudur yang Instagramable

Baca juga: Pasar Ikan Hias Depok Solo : Surganya Para Pecinta Ikan, Pengunjung Datang Dari Berbagai Daerah

Supervisor Svargabumi, Sandy mengatakan sejak dibuka pada 8 Agustus 2020, tempat ini secara ketat menerapkan protokol kesehatan.

"Pastinya pengunjung yang datang dan masuk kedalam tidak boleh lebih dari 300," katanya, Kamis (3/12/2020) siang.

"Kami tidak ingin ada penumpukan wisatawan di dalam, pastinya jaga jarak antar pengunjung harus dijaga," ujarnya.

Selain menjaga jarak, Svargabumi juga menerapkan protokol kesehatan lainnya.

Seperti pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan dan juga kewajiban untuk mengenakan masker.

Meskipun hanya memperbolehan wisatawan masuk 300 orang saja, namun Svargabumi bisa dikunjungi hingga 500 orang perhari.

"Wisatawan yang datang itu datang dari berbagai daerah, mulai daerah Jawa Tengah bahkan ada yang dari Jawa Barat, Jawa Timur hingga luar pulau jawa," katanya.

Sejak dibuka pada Agustus 2020, tempat ini memang tidak pernah sepi dari wistawan yang datang.

Svargabumi sendiri memiliki 22 spot selfie di sepanjang pematang sawah dan sudah dipasangi jalan yang terbuat dari kayu dan bercabang ke tempat-tempat selfie yang ada di tempat itu.

Wisatawan bisa melewati pematang sawah dan berfoto dari satu spot ke spot lain.

Apalagi saat pagi, ketika pemandangan Candi Borobudur dan Bukit Menoreh tampak dengan jelas.

Saat sore hari tempat ini juga memiliki pemandangan yang lebih bagus lagi karena wisatawan bisa melihat sunset dengan suasana persawahan.

Pengunjung bisa bebas memilih spot mana untuk dijadikan latar foto.

Ada spot foto dengan pemandangan background candi, spot ayunan, spot di tengah sawah, dan banyak lainnya.

Spot foto pertama adalah kayu berukir dengan frame Candi Borobudur di kejauhan.

Harga tiket dewasa sebesar Rp 25 ribu dan anak-anak Rp 15 ribu saja. (TRIBUNSOLOWIKI/EKA FITRIANI)

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved