Ayam Panggang Mbok Denok Karanganyar: Dibanjiri Pembeli Meskipun Berada Jauh Dari Pusat Kota

Meskipun warung Mbok Denok jauh dari pusat kota, namun pelanggannya tetap datang silih berganti.

Penulis: Muhammad Irfan Al Amin
Editor: Ekayana
TRIBUNSOLOTRAVEL/MUHAMMADA IRFAN AL AMIN
Sajian ayam panggang dengan nasi, sambal dan lalapan dengan nominal Rp.75 ribu setiap porsinya di Warung Mbok Denok 

Laporan Wartawan TribunSoloWiki.com,Muhammad Irfan Al Amin

TRIBUNSOLOWIKI.COM, KARANGANYAR - Di sudut area Kabupaten Karanganyar, ada sebuah jajanan kuliner ayam panggang yang menggoda selera.

Ayam panggang tersebut dihadirkan dalam sebuah warung yang bernama Ayam Panggang Mbok Denok.

Baca juga: Wedang Ronde Khas Solo Pak Darto: Kuliner Malam di Kota Solo yang Wajib Dicoba

Baca juga: Ayam Rica Mbok Usrek: Kuliner Legendaris di Boyolali yang Terkenal dengan Kepedasannya

Letaknya berada di Jalan Raya Jatipuro - Jatiyoso, Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.

Bahkan dari lokasi tersebut hanya berjarak 10 menit hingga pusat Kota Wonogiri.

Meskipun warung Mbok Denok jauh dari pusat kota, namun pelanggannya tetap datang silih berganti.

Dalam pantauan TribunSoloTravel.com pada Sabtu (20/3/2021) setidaknya ada 5 mobil yang terparkir di halaman warung.

Apabila masuk ke dalam terlihat setiap sudut meja sudah terisi oleh pelanggan yang tak sabar menanti kehadiran ayam panggang.

Menurut pengelola warung, Dendi Resmadi (38), nama Mbok Denok merupakan julukan ibunya yang merupakan perintis darei warung itu.

"Nama ibu saya sebenarnya Suwarsi, namun tetangga dan keluarga akrab memanggil namanya dengan Bu Denok," katanya.

Berdiri sejak tahun 1996, Warung Ayam Panggang Bu Denok selalu ramai oleh pembeli.

"Bahkan pelanggan saya ada yang datang dari Bali, saya tidak tahu dia dapat info darimana," ucapnya.

Ukuran ayam yang dipesan juga bermacam-macam, dari yang utuh hingga hanya potongan daging saja.

"Kami bisa beli utuh, atau perpotongan tergantung selera," terangnya.

Untuk satu ekor ayam utuh pembeli harus menyiapkan kocek dengan nominal Rp. 65 ribu hingga Rp.75 ribu.

"Tergantung besaran ukuran ayam, semakin besar semakin mahal," ujarnya.

Dirinya mengakui sehari bisa menghabiskan 50 potong ayam.

"Kami tidak ingin terlalu banyak, jumlah segitu saja antrinya sudah sangat panjang," jelasnya.

Bila Bulan Ramadhan tiba jumlah pemesanan hingga mencapai tiga kali lipat dari hari biasa.

"150 ekor bisa dan semuanya ayam kampung," ujarnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR
391 articles 182 0

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.


Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved